<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Karinthekarin&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://karinthekarin.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://karinthekarin.wordpress.com</link>
	<description>Jika perasaan itu tidak tertahan lagi, coretkan segala isi hatimu tentang cinta &#38; rindu, tentang doa &#38; harapanmu padanya dalam tulisan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Nov 2011 08:18:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='karinthekarin.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Karinthekarin&#039;s Blog</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://karinthekarin.wordpress.com/osd.xml" title="Karinthekarin&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://karinthekarin.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kenapa Wanita Menangis?</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/11/06/kenapa-wanita-menangis/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/11/06/kenapa-wanita-menangis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 08:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Misteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Ketika wanita menangis, bukan berarti dia mengeluarkan senjata terampuhnya, melainkan dia mengeluarkan senjata terakhirnya. Ketika wanita menangis, bukan berarti dia tidak berusaha menahannya, melainkan karena pertahanannya sudah tidak mampu lagi membendung air mata. ketika wanita menangis, bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia tak sanggup berpura-pura kuat. ketika wanita menangis, bukan berarti dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=142&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ketika wanita menangis,<br />
bukan berarti dia mengeluarkan senjata terampuhnya,<br />
melainkan dia mengeluarkan senjata terakhirnya.</strong></p>
<p><strong>Ketika wanita menangis,<br />
bukan berarti dia tidak berusaha menahannya,<br />
melainkan karena pertahanannya sudah tidak mampu lagi membendung air mata.</strong></p>
<p><strong>ketika wanita menangis,<br />
bukan karena dia ingin terlihat lemah,<br />
melainkan karena dia tak sanggup berpura-pura kuat.</strong></p>
<p><strong>ketika wanita menangis,<br />
bukan berarti dia ingin mencari perhatian,<br />
melainkan karena apa yang dia perhatikan telah mengabaikannya.</strong></p>
<p><strong>ketika wanita menangis,<br />
bukan berartidia mengharapkan belas kasihan,<br />
melainkan karena dia sedang megasihani diri sendiri.</strong></p>
<p><strong>ketika wanita menangis,<br />
bukan berarti dia ingin membuat sesuatu yg dia tangisi rasa bersalah,<br />
melainkan karena dia tak tau apa yang membuat keadaan jadi demikian.</strong></p>
<p><strong>ketika wanita menangis,<br />
bukan berarti dia ingin memancing kepedulian semua orang terhadapnya,<br />
melainkan justru dia tau,tidak akan ada orang yang peduli.</strong></p>
<p><strong>ketika wanita menangis,<br />
jangan engkau menganggap nya wanita lemah ataupun cari perhatian.<br />
karena engkau juga yang menyebabkan air mata itu mengalir di pipi nya.</strong></p>
<p>#pdh<a href="http://karinthekarin.files.wordpress.com/2011/11/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-143" title="images" src="http://karinthekarin.files.wordpress.com/2011/11/images.jpg?w=390" alt=""   /></a>#</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=142&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/11/06/kenapa-wanita-menangis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://karinthekarin.files.wordpress.com/2011/11/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jangan terlambat mengatakan cinta&#8221;</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/25/jangan-terlambat-mengatakan-cinta/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/25/jangan-terlambat-mengatakan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 02:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 th. Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki2 lainnya yang menggoda saya dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya. Setelah pertemuan pertama dimana saya memukulnya, kami selalu bertemu dan saling memukul satu sama lain di batas pagar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=137&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 th. Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki2 lainnya yang menggoda saya dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya.</p>
<p>Setelah pertemuan pertama dimana saya memukulnya, kami selalu bertemu dan saling memukul satu sama lain di batas pagar itu. Tapi itu tidaklah lama. Kami selalu bertemu di pagar itu dan kami selalu bersama. Saya menceritakan semua rahasia saya. Dia sangat pendiam&#8230; dia hanya mendengarkan apa yg saya katakan. Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya ttg apa saja.</p>
<p>Di sekolah, kami memiliki teman2 yg berbeda tapi ketika kami pulang ke rumah, kami selalu berbicara ttg apa yg terjadi di sekolah. Suatu hari, saya bercerita kepadanya ttg anak laki2 yg saya sukai tetapi telah menyakiti hati saya&#8230;. Dia menghibur saya dan mengatakan segalanya akan beres.</p>
<p>Dia memberikan kata2 yg mendukung dan membantu saya utk melupakannya. Saya sangat bahagia dan menganggapnya sebagai teman sejati. Tetapi saya tahu bahwa sesungguhnya ada yg lainnya dari dirinya yg saya suka. Saya memikirkannya malam itu dan memutuskan kalau itu adalah rasa persahabatan.</p>
<p>Selama SMA dan semasa kelulusan, kami selalu bersama dan tentu saja saya berpikir bahwa ini adalah persahabatan. Tetapi jauh di lubuk hati, saya tahu bahwa ada sesuatu yg lain. Pada malam kelulusan, meskipun kami memiliki pasangan sendiri2, sesungguhnya saya menginginkan bahwa sayalah yg menjadi pasangannya. Malam itu, setelah semua orang pulang, saya pergi ke rumahnya untuk mengatakannya.</p>
<p>Malam itu adalah kesempatan terbesar yg saya miliki tapi saya hanya duduk di sana dan memandangi bintang bersamanya dan bercakap2 tentang cita2 kami. Saya melihat ke matanya dan mendengarkan ia bercerita ttg impiannya. Bagaimana dia ingin menikah dan sebagainya. Dia bercerita bagaimana dia ingin menjadi orang kaya dan sukses. Yg dapat saya lakukan hanya menceritakan impian saya dan duduk dekat dengan dia.</p>
<p>Saya pulang ke rumah dgn terluka krn saya tidak mengatakan perasaan saya yg sebenarnya. Saya sangat ingin mengatakan bahwa saya sangat mencintainya tapi saya takut. Saya membiarkan perasaan itu pergi dan berkata kepada diri saya sendiri bahwa suatu hari saya akan mengatakan kepadanya mengenai perasaan saya.</p>
<p>Selama di universitas, saya ingin mengatakan kepadanya tetapi dia selalu bersama2 dengan seseorg. Setelah lulus, dia mendapatkan pekerjaan di New York. Saya sangat gembira untuknya, tapi pada saat yg sama saya sangat bersedih menyaksikan kepergiannya. Saya sedih krn saya menyadari ia pergi utk pekerjaan besarnya. Jadi&#8230; saya menyimpan perasaan saya utk diri saya sendiri dan melihatnya pergi dgn pesawat.</p>
<p>Saya menangis ketika saya memeluknya karena saya merasa seperti ini adalah saat terakhir. Saya pulang ke rumah malam itu dan menangis. Saya merasa terluka karena saya tidak mengatakan apa yg ada di hati saya.</p>
<p>Saya memperoleh pekerjaan sebagai sekretaris dan akhirnya menjadi seorg analis komputer yang mugkin sangat diinginkan oleh sebagian orang. Saya sangat bangga dengan  prestasi saya. Suatu hari saya menerima undangan pernikahan. Undangan itu darinya. Saya bahagia dan sedih pada saat yg bersamaan.</p>
<p>Sekarang saya tahu kalau saya tak akan pernah bersamanya dan kami hanya bisa menjadi teman. Saya pergi ke pesta pernikahan itu bulan berikutnya. Itu adalah sebuah peristiwa besar. Saya bertemu dgn pengantin wanita dan tentu saja juga dengannya. Sekali lagi saya merasa jatuh cinta. Tapi saya bertahan agar tidak mengacaukan apa yg seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi mereka. Saya mencoba bersenang2 malam itu, tapi sangat menyakitkan hati melihat dia begitu bahagia dan saya mencoba untuk bahagia menutupi air mata kesedihan yg ada di hati saya.</p>
<p>Saya meninggalkan New York merasa bahwa saya telah melakukan hal yg tepat. Sebelum saya berangkat&#8230; tiba2 dia muncul dan mengucapkan salam perpisahan dan mengatakan betapa ia sangat bahagia bertemu dgn saya. Saya pulang ke rumah dan mencoba melupakan semua yg terjadi di New York.</p>
<p>Kehidupan saya harus terus berjalan. Tahun2 berlalu&#8230; kami saling menulis surat dan bercerita mengenai segala hal yg terjadi dan bagaimana dia merindukan utk berbicara dgn saya.</p>
<p>Pada suatu ketika, dia tak pernah lagi membalas surat saya. Saya sangat kuatir mengapa dia tidak membalas surat saya meskipun saya telah menulis 6 surat kepadanya..</p>
<p>Ketika semuanya seolah tiada harapan, tiba2 saya menerima sebuah catatan kecil yg mengatakan : &#8220;Temui saya di pagar dimana kita biasa bercakap2&#8243;</p>
<p>Saya pergi ke sana dan melihatnya di sana. Saya sangat bahagia melihatnya tetapi dia sedang patah hati dan bersedih. Kami berpelukan sampai kami kesulitan utk bernafas. Kemudian ia menceritakan kepada saya ttg perceraian dan mengapa dia tidak pernah menulis surat kepada saya. Dia menangis sampai dia tak dapat menangis lagi&#8230; Akhirnya kami kembali ke rumah dan bercerita dan tertawa tentang apa yg telah saya lakukan mengisi waktu. Akan tetapi, saya tetap tidak dapat mengatakan kepadanya bagaimana perasaan saya yg sesungguhnya kepadanya.</p>
<p>Hari2 berikutnya&#8230; dia gembira dan melupakan semua masalah dan perceraiannya. Saya jatuh cinta lagi kepadanya. Ketika tiba saatnya dia kembali ke New York, saya menemuinya dan menangis. Saya benci melihatnya harus pergi. Dia berjanji utk menemui saya setiap kali dia mendapat libur.</p>
<p>Saya tak dapat menunggu saat dia datang sehingga saya dpt bersamanya. Kami selalu bergembira ketika sedang bersama. Suatu hari dia tidak muncul sebagaimana yg telah dijanjikan. Saya berpikir bahwa mungkin dia sibuk. Hari berganti bulan dan saya melupakannya. Suatu hari saya mendapat sebuah telepon dari New York. Pengacara mengatakan bahwa ia telah meninggal dlm sebuah kecelakaan mobil dlm perjalanan ke airport. Hati saya patah. Saya sangat terkejut akan kejadian ini</p>
<p>Sekarang saya tahu&#8230; mengapa ia tidak muncul hari itu. Saya menangis semalaman. Air mata kesedihan dan kepedihan. Bertanya2 mengapa hal ini bisa terjadi terhadap seseorg yg begitu baik spt dia ? Saya mengumpulkan barang2 saya dan pergi ke New York utk pembacaan surat wasiatnya. Tentu saja semuanya diberikan kepada keluarganya dan mantan istrinya. Akhirnya saya dapat bertemu dengan mantan istrinya lagi setelah terakhir kali saya bertemu pada pesta pernikahan. Dia menceritakan bagaimana mantan suaminya. Tapi suaminya selalu tampak tidak bahagia. Apapun yg dia kerjakan&#8230; tidak bisa membuat suaminya bahagia spt saat pesta pernikahan mereka. Ketika surat wasiat dibacakan, satu2nya yg diberikan kepada saya adalah sebuah diary.</p>
<p>Itu adalah diary kehidupannya. Saya menangis karena itu diberikan kepada saya. Saya tak dapat berpikir&#8230; Mengapa ini diberikan kepada saya ?</p>
<p>Saya mengambilnya dan terbang kembali ke California. Ketika saya di pesawat, saya teringat saat2 indah yg kami miliki bersama. Saya mulai membaca diary itu. Diary dimulai ketika hari pertama kami berjumpa. Saya terus membaca sampai saya mulai menangis. Diary itu bercerita bahwa dia jatuh cinta kepada saya di hari ketika saya patah hati.</p>
<p>Tapi dia takut utk mengatakannya kepada saya. Itulah sebabnya mengapa dia begitu diam dan mendengarkan segala perkataan saya. Diary itu menceritakan bagaimana dia ingin mengatakannya kepada saya berkali2, tetapi takut. Diary itu bercerita ketika dia ke New York dan jatuh cinta dgn yg lain. Bagaimana dia begitu bahagia ketika bertemu dan berdansa dengan saya di hari pernikahannya.</p>
<p>Dia berkata bahwa ia membayangkan bahwa itu adalah pernikahan kami. Bagaimana dia selalu tidak bahagia sampai akhirnya harus menceraikan istrinya. Saat2 terindah dalam kehidupannya adalah ketika membaca huruf demi huruf yg saya tulis kepadanya.</p>
<p>Akhirnya diary itu berakhir dengan tulisan, &#8220;Hari ini saya akan mengatakan kepadanya kalau saya mencintainya &#8220;</p>
<p>Itu adalah hari dimana kecelakaan itu terjadi dan Tuhan Mengambilnya. Hari dimana pada akhirnya saya akan mengetahui apa yg sesungguhnya ada dlm hatinya.</p>
<p>*********************************************************</p>
<p>Jika kamu mencintai seseorang,</p>
<p>&#8220;JANGAN TUNGGU ESOK HARI UNTUK MENGATAKAN KEPADANYA&#8221;</p>
<p>karena esok hari itu&#8230; mungkin takkan pernah ada..</p>
<p>dan Jika kamu mencintai seseorang,</p>
<p>&#8220;JANGAN TERLAMBAT UNTUK MENGATAKAN CINTA KEPADANYA&#8221;</p>
<p>Katakanlah &#8221; Setidaknya dia tahu bahwa kamu pernah mencintainya</p>
<p>*********************************************************</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=137&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/25/jangan-terlambat-mengatakan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta itu &#8230;</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/cinta-itu-2/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/cinta-itu-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 14:42:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Cinta itu? Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab, Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan, Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian, Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir. Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=101&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Cinta itu?</p>
<p>Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,<br />
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,<br />
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,<br />
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.<br />
Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.<br />
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.<br />
Mengapa menunggu?<br />
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.<br />
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita harus berhati-hati.<br />
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.<br />
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,<br />
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,<br />
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.<br />
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.<br />
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.<br />
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.<br />
Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,<br />
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,<br />
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,<br />
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.<br />
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia.<br />
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal &#8211; iman, keberanian, dan pengharapan &#8211; penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.<br />
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=101&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/cinta-itu-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>No Title 2</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/no-title-2-2/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/no-title-2-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 14:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Ya Alloh Kini aku baru mengerti, Inikah rasanya ? Terimakasih karena Engkau telah menyadarkanku walaupun bulir &#8211; bulir lembut tak kuasa untuk kutahan &#160; Ya Alloh Hanya padaMu aku mengadu Engkau yang tahu isi hatiku Kini, kupasrahkan semua hanya padaMu Karena aku yakin sesuatu yang indah Akan Kau berikan khusus untukku &#160; Bandung, 17 Oktober [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=125&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Alloh</p>
<p>Kini aku baru mengerti, Inikah rasanya ?</p>
<p>Terimakasih karena Engkau telah menyadarkanku</p>
<p>walaupun bulir &#8211; bulir lembut tak kuasa untuk kutahan</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ya Alloh</p>
<p>Hanya padaMu aku mengadu</p>
<p>Engkau yang tahu isi hatiku</p>
<p>Kini, kupasrahkan semua hanya padaMu</p>
<p>Karena aku yakin sesuatu yang indah</p>
<p>Akan Kau berikan khusus untukku</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bandung, 17 Oktober 2011</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=125&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/no-title-2-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>No title 1</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/no-title-1/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/no-title-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 14:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Teman terbaikku Apa salahku ??? Hingga kau begitu membenciku Maafin aku &#8230; karena aku baru mengerti<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=121&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman terbaikku</p>
<p>Apa salahku ???</p>
<p>Hingga kau begitu membenciku</p>
<p>Maafin aku &#8230;</p>
<p>karena aku baru mengerti</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=121&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2011/10/17/no-title-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanpa Rasa</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/10/30/tanpa-rasa/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/10/30/tanpa-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 06:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liric]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[* aku tak rasa lagi hilang akan dirimu aku tak rasa lagi hampa tanpa dirimu aku telah biasa untuk melepaskannya aku sudah biasa untuk tanpa dirinya semua yang telah terjadi biarlah terjadi semua yang kan terjadi biarkan menjadi aku telah biasa untuk hadapi semua aku sudah biasa hadapi segalanya reff: tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu tak ada lagi tangis untuk dirimu tak akan ada benci kepadamu semua tentang dirimu semua telah berlalu repeat * repeat reff [2x] by : coklat<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=113&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>* aku tak rasa lagi hilang akan dirimu<br />
aku tak rasa lagi hampa tanpa dirimu<br />
aku telah biasa untuk melepaskannya<br />
aku sudah biasa untuk tanpa dirinya</p>
<p>semua yang telah terjadi biarlah terjadi<br />
semua yang kan terjadi biarkan menjadi<br />
aku telah biasa untuk hadapi semua<br />
aku sudah biasa hadapi segalanya</p>
<p>reff:<br />
tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu<br />
tak ada lagi tangis untuk dirimu<br />
tak akan ada benci kepadamu<br />
semua tentang dirimu semua telah berlalu</p>
<p>repeat *<br />
repeat reff [2x]</p>
<p>by : coklat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=113&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/10/30/tanpa-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Untukmu</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/10/09/catatan-untukmu/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/10/09/catatan-untukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 07:26:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Teman terbaikku Aku hanya manusia biasa Hatiku bukan terbuat dari besi dan baja Terkadang aku juga rapuh Karena hatiku juga tidaklah setegar karang Kamu mampu membuatku tersenyum Bahkan seringkali tertawa Tetapi kamu juga bisa membuat aku menangis &#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=109&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman terbaikku</p>
<p>Aku hanya manusia biasa</p>
<p>Hatiku bukan terbuat dari besi dan baja</p>
<p>Terkadang aku juga rapuh</p>
<p>Karena hatiku juga tidaklah setegar karang</p>
<p>Kamu mampu membuatku tersenyum</p>
<p>Bahkan seringkali tertawa</p>
<p>Tetapi kamu juga bisa membuat aku menangis &#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=109&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/10/09/catatan-untukmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rindu yang terlarang</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/09/22/cinta-itu/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/09/22/cinta-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2010 03:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liric]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Sekian lama sudah kita telah berpisah Ku rasa kini engkau tak sendiri lagi Aku pun kini juga seperti dirimu Satu hati telah mengisi hidupku Tak perlu engkau tahu rasa rindu ini Dan lagi mungkin kini kau telah bahagia Namun andai kau dengar syair lagu ini Jujur saja aku sangat merindukanmu Memang tak pantas mengkhayal tentang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=102&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekian lama sudah kita telah berpisah<br />
Ku rasa kini engkau tak sendiri lagi<br />
Aku pun kini juga seperti dirimu<br />
Satu hati telah mengisi hidupku</p>
<p>Tak perlu engkau tahu rasa rindu ini<br />
Dan lagi mungkin kini kau telah bahagia<br />
Namun andai kau dengar syair lagu ini<br />
Jujur saja aku sangat merindukanmu</p>
<p>Memang tak pantas mengkhayal tentang dirimu<br />
Sebab kau tak lagi seperti yang dulu<br />
Kendati berat rasa rinduku padamu<br />
Biarkan ku hadang rinduku terlarang</p>
<p>Ku puisikan rindu di hatiku<br />
Ku harap tiada seorang pun tahu<br />
Biar ku simpan saja<br />
Biar ku pendam sudah<br />
Terlarang sudah rinduku padamu</p>
<p>Kendati berat rasa rinduku padamu<br />
Biarkan ku hadang rinduku terlarang</p>
<p>Ku puisikan rindu di hatiku<br />
Ku harap tiada seorang pun tahu<br />
Biar ku simpan saja<br />
Biar ku pendam sudah<br />
Terlarang sudah rinduku padamu<br />
Terlarang sudah rinduku padamu</p>
<p>&#8220;Mahkota band&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=102&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/09/22/cinta-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Ikhlaskan semua</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/08/28/aku-ikhlaskan-semua/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/08/28/aku-ikhlaskan-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 08:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Rabb &#8230;.. Rahasia apa yang Kau sembunyikan untukku Aku pernah memohon untuk tidak di pertemukan kembali Tapi Engkau mempertemukan kembali Rabb &#8230;.. Aku tak sanggup untuk menjadi apa yang dia minta Aku tak mampu untuk menjadi tidak baik Aku telah iklaskan semua Rabb &#8230;. Biarkan aku pergi dengan kebahagianku sendiri Tanpanya tapi tetap dengan kasihsayangMu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=92&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p>Rabb &#8230;..</p>
<p>Rahasia apa yang Kau sembunyikan untukku</p>
<p>Aku pernah memohon untuk tidak di pertemukan kembali</p>
<p>Tapi Engkau mempertemukan kembali</p>
<p>Rabb &#8230;..</p>
<p>Aku tak sanggup untuk menjadi apa yang dia minta</p>
<p>Aku tak mampu untuk menjadi tidak baik</p>
<p>Aku telah iklaskan semua</p>
<p>Rabb &#8230;.</p>
<p>Biarkan aku pergi dengan kebahagianku sendiri</p>
<p>Tanpanya tapi tetap dengan kasihsayangMu &#8230;</p>
<p>Bandung, agustus 2010</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=92&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/08/28/aku-ikhlaskan-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku harus pergi</title>
		<link>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/07/01/aku-harus-pergi-7/</link>
		<comments>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/07/01/aku-harus-pergi-7/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 01:57:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karinthekarin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karinthekarin.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[“Atau laki-laki itu memang telah menjadi milik perempuan lain, sebelum bertemu denganku?” Tiba-tiba hatiku ngilu.. Aku tersentak. Mendadak lidahku kelu. Masih di jok belakang, satu suara membuatku terkejut untuk kesekian kalinya. “Tidur, Dek?” Sapa Mas Fay begitu tiba-tiba membuyarkan keheningan, bahkan tanpa perlu menolehkan pandangan dari kemudi. “Mmm.. belum Mas.” “Kirain udah tidur, dari tadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=83&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<p>“Atau laki-laki itu memang telah  menjadi milik perempuan lain,     sebelum bertemu denganku?” Tiba-tiba  hatiku ngilu..</p>
<p>Aku tersentak. Mendadak lidahku kelu. Masih di jok belakang, satu      suara membuatku terkejut untuk kesekian kalinya.</p>
<p>“Tidur, Dek?”</p>
<p>Sapa Mas Fay begitu tiba-tiba membuyarkan keheningan, bahkan tanpa      perlu menolehkan pandangan dari kemudi.</p>
<p>“Mmm.. belum Mas.”</p>
<p>“Kirain udah tidur, dari tadi ga kedengeran suaranya.”</p>
<p>Lagi-lagi seloroh Mas Fay membuatku tersenyum. Bisa-bisanya lelaki      itu meledek di sela matanya yang terfokus ke jalan.</p>
<p>Aku hanya tertawa pendek. Sebelum kembali terhanyut dalam lamunan.</p>
<p>Gerimis di luar masih turun, iramanya membentuk simfoni alam yang      merdu. Seolah menghiburku yang sejak tadi terdiam.</p>
<p>Tanpa bisa kucegah buliran hangat mengalir satu-satu. Hentakan musik      yang kemudian dinyalakan, tak mampu menghibur dan sepertinya Mas Fay      mengerti aku sedang tidak ingin diganggu. Meski nantinya aku yakin   dia    pasti mencari tau penyebab kediamanku yang tiba-tiba.</p>
<p>Aku menangkap lirikan Mas Fay dari spion tengah. Panik, kucoba meraih      tissue di tas. Percuma, persediaan tissue yang biasanya ada di tas,     tak  bisa kutemukan. Kutundukkan wajah dalam-dalam.</p>
<p><em>Lelaki sebaik ini.. kenapa bukan untukku?</em></p>
<p>Kulihat kanan kiri gelap, dan gerimis masih saja mencoba menggelitik      diamku lewat dingin. Masih di jok belakang, tersandar penuh galau.     Tanpa  sadar aku menghela nafas panjang.</p>
<p>Merasa sendiri.</p>
<p>Ya, pada titik usia yang bagi banyak orang merupakan bilangan kritis      bagi perempuan untuk menikah. Dan disitulah, aku.</p>
<p>Hari-hari cinta pertama lewat, dan dengan cepat melesatkanku pada      penantian itu, seorang suami yang akan membimbingku ke surga-Nya.</p>
<p>Seorang lelaki yang masih disembunyikan Allah, lelaki itu.. Mas      Fay-kah?</p>
<p>Pikiranku melayang ke perkenalan pertama kami yang bermula dari      perjalanan yang lumayan melelahkan. Aku, Indah dan Odi sampai juga di      Sukabumi. Menghadiri pernikahan Selly yang akan diadakan lusanya.      Sebagai teman baik, tentu kami harus hadir, meski jarak terbilang jauh.      Sengaja kami berangkat dari Bandung siang hari, keputusan yang   membuat    kami harus menginap.</p>
<p>Disanalah laki-laki itu, diperkenalkan Selly pada kami, seorang      fotografer. Profesi yang dengan cepat dimanfaatkan olehku dan      teman-teman yang memang senang difoto <img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>Keesokan paginya. Kedua temanku, Indah dan Odi sudah duluan      meninggalkan aku yang masih cuci muka dan gosok gigi. Seperti      kesepakatan sepihak, hari ini kami memang berniat membajak Mas Fay untuk      foto-foto.</p>
<p>Didepan teras langkahku dan Mas Fay bertemu. Kami berdua memutuskan      untuk menyusul Indah dan Odi.</p>
<p>Pagi itu cuaca terasa cerah dan segar. Kanan kiri hanya hijau      terlihat. Langkahku terasa ringan. Entah gimana, tau-tau tanganku sudah      berada di genggaman Mas Fay.</p>
<p>Aku sempat bingung. Ku cari penjelasan di matanya, tapi hanya senyum      lebar yang kudapatkan.</p>
<p>Senyum itu mengingatkanku pada seseorang di masa lalu. Laki-laki yang      sempat kucintai, namun telah menjadi milik perempuan lain. Atau      laki-laki itu telah menjadi milik perempuan lain, sebelum bertemu      denganku?</p>
<p>Tiba-tiba hatiku ngilu. Tapi suasana kembali cerah setelah      teman-temanku bergabung.</p>
<p>Setelah itu hingga resepsi usai, entah siapa yang memulai hampir      seluruh teman meledek aku dan Mas Fay. Seakan kami sepasang kekasih.</p>
<p>Dan hubungan kami berlanjut dari satu pertemuan ke pertemuan lain,      diam-diam, tanpa sepengetahuan siapa pun.</p>
<p>Kedekatan yang kemudian membuatku serba salah.</p>
<p>Sejujurnya pada usia seperti ini, aku merasa nyaman dengan adanya      orang yang selalu memerhatikan. Namun di satu sisi aku risih dan      terkadang was-was jika ada yang memperhatikan kebersamaan kami.</p>
<p>Laki-laki itu, Mas Fay, adalah suami dari seorang istri. Fakta yang      kuketahui belakangan, setelah rasa itu tumbuh di hatiku begitu dalam.</p>
<p>Kenyataan yang meletakkanku pada posisi perempuan idaman lain. Ah..</p>
<p>Memang tidak ada kedekatan fisik. Sepintas terkesan sepert kakak      adik. Seandainya saja bisa kubutakan mata dari realita dan hanya      memercayai apa yang ingin kupercayai. Apa saja asalkan tetap dekat      dengan Mas Fay. Tidakkah aku berhak bahagia?</p>
<p>Suara hati yang dengan cepat dibantah oleh cetusan di kepalaku.</p>
<p>“Bisakah kamu bahagia di atas kesedihan dan luka perempuan lain?”</p>
<p>Bisakah?</p>
<p>“Dek..”</p>
<p>Sebuah suara menyadarkanku dari lamunan. Membuatku sedikit tersipu.</p>
<p>“Dah nyampe loh.”</p>
<p>Oh.. Aku tergeragap.</p>
<p>Kutaruh tas kecil di samping pintu dengan hati-hati. Tas ransel      menyusul tergeletak di dekat tas kecilku.</p>
<p>“Kamu kenapa, Dek?” Mas Fay tahu-tahu sudah berada di belakangku.</p>
<p>Aku hanya menggeleng lesu. Dia tampak bingung. Aku mencoba      membayangkan perasaannya. Sisi hatinya yang satu mungkin ingin      menenangkanku, ingin menghiburku, ingin berada di sisiku lebih lama.      Namun di sisi yang lain, keluarganya yang utuh dan sempurna sudah      menunggu.</p>
<p>“Udah dulu yah, Mas pamit dulu”</p>
<p>Aku mengangguk. Masih menunduk.</p>
<p>“Oh ya, met ultah ya sayang..”</p>
<p>Dia ingin mendekat, mungkin untuk mendaratkan satu kecupan di kening.      Tapi perasaan bersalah itu membuatku bergerak mundur.</p>
<p>“Hati-hati di jalan, Mas.”</p>
<p>Napasku sesak menahan tangis yang kembali ingin tumpah. Lelaki itu      tampak serba salah, tapi kemudian melangkah mendekati pintu.</p>
<p>“Hei,” katanya sebelum keluar, “Aku masih rindu,”</p>
<p>Kusunggingkan senyum kecil. Membalas tatapan hangatnya yang menyapa,      sebelum kemudian menghilang.</p>
<p>Mas Fay.. laki-laki itu, pertemuan kami, ujianNya kah?</p>
<p>Air mataku menderas.</p>
<p>Sungguh, ingin aku menyibak rahasia Allah yang diberikannya dalam      kehidupanku.</p>
<p>Kenapa aku yang Kau pilih, untuk selalu menjadi perempuan kedua itu?</p>
<p>Seperti Mas Fay, laki-laki lain yang pernah hadir dan mengisi hatiku,      juga telah mempunyai ‘istananya’ sendiri.</p>
<p>Logika terkadang membuatku ingin bersikap sinis. Mungkin menyindir.</p>
<p>“Benarkah itu rindu? Untukku?”</p>
<p>Aku ingat hari-hari dimana Mas Fay berusaha mencium kening atau      memelukku.</p>
<p>“Ya, kenapa aku? Bukankah ada perempuan lain di rumah yang sudah      menunggumu?”</p>
<p>Kupejamkan mata. Luka itu datang lagi. Mengiris-iris. Selalu begitu      setiap kesadaran itu datang. Membayangkan Mas Fay bermesraan di rumah      dan mencium perempuan itu, mendekapnya. Perempuan yang halal untuk      dimiliki.</p>
<p>Lalu kenapa dia masih membutuhkanku?</p>
<p>Allah, aku tak ingin selamanya tenggelam dalam perasaan bersalah.      Bantu aku membuang perasaan ini sejauh mungkin.</p>
<p>Aku tidak ingin terus menerus tergenang dalam pikiran yang menurutku      sangat menyesatkan. Aku juga tidak ingin menjadi batu kerikil dalam      kehidupan bahagia mereka.</p>
<p>Aku tahu, sudah waktunya untuk memilih, meskipun itu berarti terluka.</p>
<p>“Alloh cukup sampai disini kesalahan terindahku, Biarlah hanya Tuhan,      aku dan dia yang tau …</p>
<p>&#8221; Alloh, akupun  ikhlas ketika aku harus pergi setelah  jatuh cinta untuknya &#8220;</p>
<p>” by airputerimengalir “</p>
<p>lebel : fiksi</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karinthekarin.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karinthekarin.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karinthekarin.wordpress.com&amp;blog=11775138&amp;post=83&amp;subd=karinthekarin&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karinthekarin.wordpress.com/2010/07/01/aku-harus-pergi-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9e34d65c813acdca0169b914681b14dc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">karinthekarin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
